Rabu, 15 Agustus 2012

”RENUNGAN HARI PRAMUKA 2012”

”RENUNGAN HARI PRAMUKA 2012”

Kakak-kakak, saudaraku dalam bakti, di malam yang sunyi ini kita kembali
berkumpul ditempat ini seperti setahun yang lalu. untuk mencoba melihat ke
dalam hati kita masing-masing apa yang telah kita lakukan selama setahun
ini…? Sudahkah kita memenuhi setiap janji yang kita ucapkan tahun lalu...???
Jawabannya ada di diri kita masing-masing… apa yang sudah kita lakukan
selama setahun ini untuk anak bangsa…!!! Atau tidak melakukan apa-apa…?
Saudaraku dalam bakti… Saat ini semua petinggi negeri kita membicarakan
karakter bangsa… semua merasa bahwa saat ini bangsa kita telah kehilangan
karakter itu… korupsi meraja lela, kejujuran sudah susah kita temukan, rasa
persaudaraan sudah makin menghilang yang ada hanya saling curiga…
sering kali kita melihat tawuran walau hanya karena masalah sepele…
disintegrasi bangsa terus mengancam… nilai nasionalisme hanya tinggal
slogan…
Sadarkah kita begitu banyak orang berharap kepada Gerakan Pramuka untuk
dapat merubah kondisi ini…?
Saudaraku dalam bakti
Mengapa harus Gerakan Pramuka…? Mengapa harus kita yang memikul
beban ini…? Ini semua konsekuensi kita karena sejak awal didirikan oleh
Lord Baden Powell sampai dengan saat ini 100 tahun Gerakan ini tumbuh di
bumi pertiwi, sudah dengan tegas bahwa Gerakan ini adalah Pendidikan
Karakter dan Nasionalisme. Untuk itu mau tidak mau, siap tidak siap kita
harus mampu menjawab harapan itu… Untuk memperkuat keyakinan kita
pada ladang pengabdian kita… Malam ini mari kita menyimak kembali apayang diucapkan Bung Karno pada saat menyerahkan Panji Gerakan Pramuka
51 tahun silam
BERJUANGLAH SEHEBAT-HEBATNYA UNTUK MENGEMBANGKAN
DAN MELUASKAN GERAKAN KITA, SAMPAI SUATU KETIKA, SETIAP
ANAK DAN PEMUDA SERTA PEMUDI KITA, BAIK YANG MAHASISWA
DI KOTA MAUPUN YANG PENGGEMBALA KERBAU DI DESA, DENGAN
RASA BANGGA DAN TERHORMAT DAPAT MENYATAKAN, “AKU
PRAMUKA INDONESIA” !
Sudahkah ini terwujud saat ini...? rasanya masih jauh api dari tungku...
Tugas siapakah untuk mewujudkan ini...?
Ini adalah tugas kita sebagai anggota dewasa Gerakan Pramuka sebagai
apapun kita Pembina, Pelatih Pembina, andalan Kwartir, Majelis Pembimbing,
Pimpinan Saka, Pamong Saka, Instruktur Saka atau staf Kwartir...? diposisi
apapun kita menjadi tugas kita untuk mewujudkan semua itu...
”IKHLAS BAKTI BINA BANGSA BER BUDI BAWA LAKSANA”
Itulah semboyan bagi anggota dewasa Gerakan Pramuka.
Sebuah kalimat yang amat sederhana… namun sulit untuk diterapkan…
Ikhlas…., dengan tanpa paksaan…; Bekerja dengan rela….., dan dengan
suka kita berbakti, membina anak-anak bangsa.
Ber budi……adalah banyak memberi, harta…, tenaga…, pikiran…., kepada
bangsanya.
Bawa Laksana……jujur, apa yang dikatakan sesuai dengan apa yang
dikerjakan.
Anggota dewasa dalam gerakan Pramuka adalah umpama paku, atau besi
beton dalam suatu bangunan manakala bangunan itu kokoh orang tidak
melihatnya sebagai penyebab kokohnya bangunan itu, tapi manakalabangunan itu roboh tanpa sebab, maka akan dilihatlah apakah paku ataupun
besi betonnya masih baik atau sudah bengkok dan berkarat…
Itulah kita saudaraku… manakalah Gerakan Pramuka ini baik janganlah
berharap orang akan melihat dan memuji kita, tapi manakala ada satu orang
saja anggota gerakan pramuka yang berbuat tidak baik siaplah seluruh mata
akan tertuju kepada kita… menghujat dan mencaci maki kita…
Kakak-kakakku… saudaraku dalam bakti…
Sudah menjadi tugas kita sebagai anggota dewasa dalam gerakan pramuka
untuk menjalankan apa yang diamanatkan bangsa kepada gerakan pramuka.
Apa yang harus kita lakukan untuk memenuhi harapan itu…?
Jawabnya hanya satu… Kita harus menjadi teladan bagi generasi muda…
karena penanaman karakter yang terbaik adalah melalui keteladanan… Jadi
jangan pernah berharap kita akan menhasilkan generasi muda yang
berkarakter, kalau kita sendiri tidak berkarakter…
Apapun kondisinya kita sudah berikrar untuk mengabdi bagi Gerakan
Pramuka. Kita harus siap menjadi teladan tanpa pernah sombong dan
jumawa dan merasa menjadi pahlawan, serta hanya mengharap tanda jasa
tersemat di dada…
“Menerapkan Satya dan Darma Pramuka dalam perilaku kehidupan kita
sehari-hari”… inilah karakter kita, kunci Pengabdian kita… dengan begitu kita
akan siap menjadi teladan… dengan begitu kita bisa menjadi paku menjadi
besi beton yang kokoh dan tak berkarat sehingga apa yang menjadi harapan
Pendiri Negeri ini, dan tuntutan sebagian besar komponen bangsa dapat kita
wujudkan…
“JAYALAH PRAMUKA JAYALAH INDONESIA”
Jakarta, 14 Agustus 2012

Ditulis oleh: Rd. Mohamad Iqbal

Rabu, 04 Juli 2012

Lambang Kwarda dan Saka Gerakan pramuka



Kakwarnas dari masa ke masa

 Prof . DR. dr. H. Azrul Azwar, MPH - Kakwaarnas periode 2003-2008 dan 2008 -sekarang


 Letjen. himawan Sutanto - Kakwarnas periode 1998-2003


 Letjen Rivai Harahap -kakwarnas periode 1993 - 1998

 Letjen Mashudi - Kakwarnas periode 1978 - 1993

 Letjen Sarbini - Kakwarnas 1974 - 1978


Sri Sultan HB IX - Kakwarnas 1961 - 1974

Selasa, 22 Februari 2011

Hasil Kemah Bakti Kemitraan 2011

trophy saka trengginas penyerahan piagam

Alhamdulillah, kerja besar Sat Brimob Polda Jawa Tengah dan Ambalan Kompol Ma'soem dalam menggelar acara besar Kemah Bakti Kemitraan 2011 se-Jawa Tengah telah selesai dengan sukses.

Kemah Bakti Kemitraan 2011 yang dipersiapkan hanya dalam tempo 2 minggu berhasil dilaksanakan sesuai dengan target yang diharapkan. Nyaris menjadi sebuah keajaiban, mengingat singkatnya waktu persiapan dan kondisi Ambalan Kompol Ma'soem yang nyaris vakum dari kegiatan beberapa tahun belakangan ini.

penerima trophy 4 foto bareng

Semangat "Pasti Bisa !" dari seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan mampu menepis keraguan.
Tentu banyak kekurangan dan kelemahan di dalam penyelenggaraan kegiatan yang harus kami akui. Tidak bijaksana jika kami berlindung dengan alasan "persiapan hanya 2 minggu", karena kami sudah menyanggupinya.

Mungkin kata "Maaf" pun tidak cukup untuk melunturkan kekecewaan di hati beberapa pihak terkait.

Tetapi kami telah berjanji untuk melakukan penyempurnaan pada kegiatan serupa di waktu mendatang.

Terimakasih yang sedalam-dalamnya kami tujukan kepada seluruh anggota Saka Bhayangkara se-Jawa Tengah, Saka Wira Kartika Kodam IV/Diponegoro, Saka Wanabakti Salatiga, Saka Kencana Semarang dan Saka Dirgantara Semarang yang telah berpartisipasi dalam Kemah Bakti Kemitraan 2011 sekaligus menjadi partner yang luar biasa dalam penyelenggaraan sebuah kegiatan tingkat Propinsi.

Kami berharap jalinan kerjasama yang sudah terbangun ini akan makin kokoh, demi bangkitnya kembali gairah putra-putri Indonesia terhadap kegiatan kepanduan yang beberapa waktu ini menunjukkan kecenderungan menurun.

Adapun hasil lomba yang dilaksanakan untuk memeriahkan kegiatan Kemah Bakti Kemitraan 2011 adalah sbb:

Lomba Tek-tek :
Juara 1 : Polresta Tegal
Juara 2 : Polres Sragen
Juara 3 : Polres Kendal

Lomba Masak :
Juara 1 :Polresta Tegal
Juara 2 : Saka Kencana
Juara 3 : Saka Wira Kartika

Lomba Api Unggun :
Juara 1 : Polres Banyumas
Juara 2 : Polres Purworejo
Juara 3 : Polresta Tegal

Sedangkan yang menjadi pemegang trophy Saka Trengginas 2011 adalah Saka Bhayangkara dari Polresta Tegal.

Foto-foto bisa dilihat di album Flickr  atau  FB Ambalan Kompol Ma'soem

Terimakasih.

SEKRETARIAT PANITIA KEMAH BAKTI KEMITRAAN 2011

Jumat, 18 Februari 2011

Kemah Bhakti Kemitraan Hari ke-1

Kemah Bhakti Kemitraan yang dimulai hari ini, diikuti oleh 39 pangkalan yang terdiri dari 480 orang peserta dan 78 orang pendamping.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolda Jawa Tengah, Bapak Irjen Polisi Drs. Edward Aritonang, MM.
Untuk kegiatan hari ini yang dilombakan adalah Lomba Tek-tek.

Rabu, 16 Februari 2011

DASAR-DASAR PENILAIAN KEMAH BHAKTI KEMITRAAN 2011

DASAR-DASAR PENILAIAN KRIDA TRENGGINAS

1. Kekompakan (Rentang Nilai = 50 s/d 90)
2. Kelengkapan Seragam (Rentang Nilai = 50 s/d 90)
3. Kerapian Seragam (Rentang Nilai = 50 s/d 90)
4. Nilai Hasil Lomba (Rentang Nilai = 50 s/d 90)
5. Disiplin Waktu. 
Keterlambatan : 
1 ̋ s/d 1̕     = -5
1̕ 1 ̋ s/d 3̕  = -10
3 ̒ 1 ̋ s/d 5 ̒ = -15
> 5 ̒           = -20
6. Peserta yang mengikuti Technical Meeting memperoleh tambahan 2 poin.

Penilaian sudah mulai dilaksanakan sejak Peserta melapor ke Provoost.

PENILAIAN API UNGGUN SESUAI DENGAN NOMOR PESERTA.
Tiap Tim merupakan Saka yang terdiri dari maksimal 10 orang peserta (5 putra dan 5 putri).
Waktu tampil : maksimal 5 menit.

DASAR-DASAR PENILAIAN API UNGGUN :
1. Kesesuaian thema dengan kostum (Rentang Nilai = 50 s/d 90)
2. Nilai Seni (Rentang Nilai = 50 s/d 90)
3. Semangat (Rentang Nilai = 50 s/d 90)
4. Waktu 
(Kelebihan waktu ada pengurangan nilai :
1 ̋ s/d 1̕ = -5
1̕ 1 ̋ s/d 3̕ = -10
3 ̒ 1 ̋ s/d 5 ̒ = -15
> 5 ̒ = -20 ).

TAMBAHAN UNTUK PENDAFTARAN ULANG :
Foto Warna 4 x 6 = 2 lembar.
Per-Krida : Rp 50.000,-